Liburan di Batam

ImgLiburan semester sangat di nanti-nanti hampir bagi setiap mahasiswa. Liburan semester bisa jadi momen yang pas untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau pun pergi berkunjung ke tempat keluarga yang jauh. Seperti penulis sendiri nih, liburan semester seperti ini dimanfaatkan untuk Liburan ke rumah saudara di Kota Batam.

Batam sebuah kota yang terletak di Kepulauan Riau ini, ternyata tidak hanya terkenal dengan barang elektroniknya yang murah. Batam kini menjadi salah satu tempat liburan pilihan untuk keluarga. Juga untuk pasangan muda yang sedang berbulan madu atau sedang masa prakonsepsi.

Perjalanan dari Palembang ke Batam ditempuh dalam waktu 1 jam perjalanan dengan menggunakan pesawat. Selama perjalanan, aku menikmati pemndangan persawahan, gunung, laut, dll. Terasa tak lama perjalananku, aku sudah sampai di Bandara Hang Nadim Batam. Aku disambut oleh saudaraku, sudah lama aku tidak bertemu dengan saudaraku di Batam.

ImgKeesokan hari nya aku dan keluargaku diajak saudaraku pergi jalan-jalan mengelilingi kota Batam. Tempat pertama yang menjadi pilihan kami adalah Ocarina. Ocarina merupakan arena bermain. Konsepnya mirip seperti Dunia Fantasi di Jakarta. Meskipun permainannya tidak selengkap Dunia Fantasi, tempat bermain ini berlokasi tepat di pinggir pantai. Wuih, seru!

ImgArena bermain untuk ana-anak usia balita disediakan khusus di bagian depan arena bermain. Permainan yang disediakan untuk balita antara lain: panjat-panjatan, terowongan, perosotan, atau ayunan. Lucunya, di arena ini tersebar angka 0 – 9 dengan aneka warna. Tujuannya untuk membantu anak-anak belajar angka dan mengenal bentuk angka.

Bagi pasangan suami-istri, Anda bisa naik ‘roda  raksasa’. Dari sana, Anda bisa menikmati Ocarina dan lautan dari atas.

Setelah hari menjelang sore, kami memutuskan untuk pergi ke Jembatan Barelang. Jembatan Barelang (singkatan dari BAtam, REmpang, dan gaLANG) adalah nama jembatan yang menghubungkan pulau-pulau yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. Masyarakat setempat menyebutnya “Jembatan Barelang”, namun ada juga yang menyebutnya “Jembatan Habibie”, karena beliau yang memprakarsai pembangunan jembatan itu untuk menfasilitasi ketiga pulau tersebut yang dirancang untuk dikembangkan menjadi wilayah industri di Kepulauan Riau. Ketiga pulau itu sekarang termasuk Provinsi Kepulauan Riau.

ImgKeenam buah jembatan Barelang tersebut terdiri dari:

  1. Jembatan Tengku Fisabilillah (jembatan I), jembatan yang terbesar
  2. Jembatan Nara Singa (jembatan II)
  3. Jembatan Raja Ali Haji (jembatan III)
  4. Jembatan Sultan Zainal Abidin (jembatan IV)
  5. Jembatan Tuanku Tambusai (jembatan V)
  6. Jembatan Raja Kecik (jembatan VI)

Tak kalah ketinggalan hari-hari lain selama berada di Batam juga berlangsung sangat mengasyikan, kami mengunjungi tempat-tempat wisata dan tempat-tempat lainnya yang tak kalah menariknya. Sudah berhari-hari berada di Batam karna keesokannya aku harus pulang ke Palembang sebelum pulang aku tak lupa membeli oleh-oleh khas Batam yaitu Kek Pisang Buah Naga, Roka, dan makanan ringan lainnya untuk saudara-saudara ku di Palembang.

Mungkin sedikit yang bisa aku ceritakan kepada teman sekalian. Walau hanya 5 hari di Batam namun aku sangat menikmati liburanku.

Good bye Batam, See you next time

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s